Mengenal BIOS

Posted: 2 Maret 2012 in All About Computer (Knowledge - Tips)

BIOS atau Basic Input Output System  adalah suatu piranti memori pada sebuah PC (Personal Computer) yang berfungsi untuk mengintegrasikan seluruh device pendukung yang terdapat pada PC tersebut. BIOS merujuk kepada kumpulan rutin perangkat lunak yang mampu melakukan hal-hal berikut.

  1. Inisialisasi (penyalaan) serta pengujian terhadap perangkat keras (dalam proses yang disebut dengan Power On Self Test, POST)
  2. Memuat dan menjalankan system operasi
  3. Mengatur beberapa konfigurasi dasar dalam computer (tanggal, waktu, konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting, kinerja, serta kestabilan computer)
  4. Membantu system operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras dengan menggunakan BIOS Runtime Service

BIOS juga sering disebut sebagai ROM BIOS karena pada awalnya BIOS disimpan dalam chip memory hanya baca (ROM) dalam motherboard. Tujuannya, adalah agar BIOS dapat dieksekuesi pada waktu komputer dinyalakan, tanpa harus menunggu untuk menyalakan perangkat media penyimpanan terlebih dahulu (yang memakan waktu lama). BIOS dalam komputer PC modern disimpan dalam chip ROM yang dapat ditulisi ulang secara elektrik atau Flash ROM. Karena itulah, sebutan Flash BIOS lebih popular dibandingkan dengan ROM BIOS.

BIOS biasanya dibuat dengan menggunakan bahasa rakitan (assembly) yang digunakan oleh mesin yang bersangkutan. BIOS telah lama digunakan dalam industry PC, yakni semenjak IBM PC dirilis pada 21 Agustus 1981. Karena BIOS masih berjalan pada modus real (real-mode) yang lambat maka para designer PC bersepakat untuk mengganti BIOS dengan yang lebih baik dari BIOS yaitu EFI (Extensible Firmware Interface) yang diturunkan dari arsitektur IA-64 (Itanium).

Komponen BIOS

Beberapa komponen dasar BIOS, yakni sebagai berikut :

  • Program BIOS Setup yang memungkinkan pengguna untuk mengubah konfigurasi computer (misal tape harddisk, disk drive, manajemen daya listrik, dan kinerja komputer) sesuai keinginan. BIOS menyembunyikan detail-detail cara pengaksesan perangkat keras yang cukup rumit apabila dilakukan secara langsung.
  • Driver untuk perangkat-perangkat keras dasar, seperti video adapter, perangkat input, prosesor, dan beberapa perangkat lainnya untuk system operasi dasar 16-bit (dalam hal ini adalah keluarga DOS).
  • Program bootstraper utama yang memungkinkan komputer dapat melakukan proses booting ke dalam system operasi yang terpasang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s