Hidup ini bagaikan padang gurun (pasir)..

Posted: 21 Mei 2013 in Zona Qu

Kita (pasir) tak akan pernah abadi dengan satu suasana,,
artinya, suatu saat dalam hidup kita, kita akan
dihadapkan dengan suatu “angin badai” yang datang
tanpa permisi, tanpa pemberitahuan, dan tanpa seisin kita..

Ia memisahkan kita satu sama lain, ia mengobrak-abrik, ia membawa juga terkadang menelantarkan kita..
Tapi harus disadari, badai itu berpemilik..
Entah apa yang kita rasakan saat badai itu membawa kita
kepada suasana yang tidak diinginkan sama sekali, disitulah
nyata KEPERKASAAN SANG PEMILIK BADAI…

Namun terkadang, badai membawa kita kepada tempat yang
sudah lama kita dambakan ataupun suasana yang kita inginkan..
Badai membuat kita menjadi pasir yang kuat terobrak-abrik oleh ganasnya badai itu sendiri..
Memang sakit, pedih, dan menyiksa..

Tapi dibalik keganasannya itu, SANG PEMILIK BADAI selalu berpesan lewat setiap
musim yang seakan membatasi kedatangan sang badai bahwa “BADAI PASTI KAN BERLALU”

Badai hadir hanya untuk membuat kita TERBIASA dengan “pergantian musim”, ataupun “pergantian orang-orang
yang ada disekitar kita”… dan pastinya kita menjadi pribadi yang PASRAH kepada sang PEMILIK BADAI seketika
BADAI datang “membawa & memindahkan” kita di situasi apapun itu..

Don’t forget to read my contemplation about “Tegar Di Tengah Padang Gurun Pencobaan”

Salam ..

Stefanikha’69🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s