Asal Usul Tentang Natal (Penetapan 25 Des sebagai Natal)

Posted: 6 Desember 2013 in Gereja - Kekristenan - Iman

Natal atau christmas berasal dari kata Christ’s Mass Ɣƍ berarti Misa Kristus. Natal pertama kali dirayakan di Roma tahun 336 AD. Setelah Kaisar Roma Ɣƍ bernama Konstantin (285-337 AD) menyatakan diri menjadi pemeluk agama Nasrani, sudah menjadi tradisi setiap tanggal 25 Desember penduduk kota Roma merayakan pesta besar Ɣƍ disebut Roman Saturnalia (suatu perayaan untuk menghormati Saturn, dewa pertanian dan pembaharuan kuasa matahari), untuk menyambut kembalinya matahari di belahan bumi utara setelah mencapai garis balik selatan. KέtiƘǝ siang hari menjadi lebih panjang, dewa matahari dianggap telah lahir kembali dan mereka bergembira sambil tukar menukar hadiah. Kemudian tanggal 25 Desember tersebut diperingati sebagai Natal, karena Yesus dianggap ‘matahari’ Ɣƍ menerangi dunia.

Ketetapan untuk menjadikan 25 Desember menjadi hari raya Natal dilakukan oleh Paul Julius I, pada pertengahan abad ke-4 di kota Roma. Ketetapan tersebut tak dapat diterima di gereja-gereja di Yerusalem Ɣƍ menolaknya sampai abad ke-6. Walaupun demikian, 25 Desember sudah menjadi budaya bagi umat Kristiani untuk merayakan hari kelahiran Yesus, sampai sekarang.

-Dari berbagai sumber-

Dikirim dari WordPress untuk BlackBerry.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s